Pria biasanya menjadi lebih murung dan pemarah saat bangun tidur. Namun sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa wanita lebih pemarah ketika bangun tidur dibanding pria. Faktanya, wanita memerlukan jam tidur lebih banyak.
Penelitian yang dilakukan oleh Duke University ini juga menunjukkan bahwa kurang tidur meningkatkan risiko penyakit jantung, depresi, dan masalah psikologi pada wanita. Sebaliknya, kesehatan pria tampaknya tak begitu bergantung pada kualitas tidur mereka.
“Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita memiliki perasan depresi, marah, dan tak nyaman yang lebih besar di pagi hari. Terutama jika mereka tidak cukup tidur, atau mengalami gangguan saat tidur,” ungkap Michael Breus, psikolog dan penulis buku “The Sleep Doctor’s Diet Plan” seperti dilansir oleh CBS News (09/03).
Lantas, mengapa kurang tidur lebih banyak berpengaruh pada wanita dibanding pria? Beberapa ahli berasumsi bahwa hal ini disebabkan oleh hormon pria dan wanita yang berbeda. Sehingga wanita memerlukan lebih banyak tidur untuk mengatur keseimbangan hormon mereka.
Breus menjelaskan bahwa tak hanya psikologi wanita yang terganggu, tetapi juga fisiknya. Wanita yang kurang tidur bisa mengalami penyumbatan pembuluh darah dan berujung pada stroke.
Wanita lebih pemarah saat bangun tidur












