Selama ini alkohol selalu identik dengan efek negatif yang bisa diakibatkannya pada tubuh. Alkohol bisa menyebabkan kerusakan pada hati dan otak. Namun tak diduga, sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol bisa memberikan energi pada otak.
Penelitian yang diterbitkan pada Journal of Clinical Investigation ini menemukan bahwa mengonsumsi banyak alkohol bisa meningkatkan kadar asetat pada otak. Keadaan ini kemudian diartikan sebagai tambahan energi pada tubuh. Hal ini kemungkinan bisa menjelaskan kenapa menghentikan kecanduan alkohol menjadi sangat sulit dilakukan.
Hasil tersebut ditemukan setelah peneliti dari yale University, Graeme Mason, mengamati orang yang mengonsumsi delapan gelas alkohol per minggu. Mereka memiliki energi yang lebih banyak karena kadar asetat yang tinggi pada otak.
Asetat adalah produk metabolisme alkohol yang biasa ditemukan dalam cuka. Setelah alkohol diproses dan mengeluarkan asetat, zat ini kemudian dialirkan ke seluruh tubuh melalui darah, seperti dilansir oleh NY Daily News (08/03).
Ketika terlalu banyak asetat yang muncul dalam aliran darah, asetat berperan sebagai sumber energi untuk tubuh yang biasanya menggunakan gula.
Orang yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak memiliki kadar asetat yang cukup untuk diubah menjadi energi. Sementara orang yang minum sedikit alkohol masih harus bergantung pada gula untuk mendapatkan energi.
Selanjutnya peneliti akan melakukan penelitian untuk melihat apakah asetat bisa digunakan untuk menghilangkan kecanduan alkohol pada seseorang.
Banyak minum alkohol bisa tingkatkan energi?












