Dituding Marzuki Alie tak tahu etika, ini jawaban Wahidin Halim

dituding marzuki alie tak tahu etika ini jawaban wahidin halim

Dituding Marzuki Alie tak tahu etika, ini jawaban Wahidin Halim


KabarDunia.com – Politik | Menanggapi berita di media massa online,  terkait dengan statement Wakil Ketua Majelis Tinggi DPP Demokrat, Marzuki Alie bahwa saya, Wahidin Halim (WH), Walikota Tangerang yang juga menjabat ketua DPD Demokrat Banten tidak tahu etika Demokrasi karena tidak mendukung pasangan calon Arief Wismansyah-Sachrudin yang diusung oleh Partai Demokrat pada Pilkada Kota Tangerang, Jumat, 23 Agustus 2013.


Dengan ini, saya menggunakan hak jawab untuk menanggapi hal tersebut :


1. Statement yang disampaikan Marzuki Alie yang menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat saat menjadi jurkam pasangan Arief-Sachrudin adalah statement yang tidak mendasar dan tidak paham permasalahan yang terjadi di Pilkada Kota Tangerang.


2. Sebagai elit partai, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Tinggi seharusnya Marzuki Alie melakukan tabayun atau klarifikasi dahulu sebelum komentar, apalagi disampaikan di hadapan publik saat kampanye. Croscek dulu ke DPP, tanya sejauhmana langkah organisasi yang telah dilakukan DPP? Bagaimana mekanisme partai dijalankan? Sudah adakah teguran atau sanksi yang diberikan? Ada persoalan apa sebenarnya di Pilkada Kota Tangerang? Apa kronologisnya? Kalau sudah paham, baru kasih statement. Jadi jangan asal ngomong. Pemimpin itukan harus berpikir dulu baru bicara.


3. Marzuki Alie diduga setelah mendapatkan bisikan sesat dari para oknum partai yang selama ini bermain di Pilkada Kota Tangerang. Oknum tersebut telah menyampaikan informasi yang sepihak hanya demi kepentingan politiknya dengan mencederai etika politik bersih dan cerdas yang berlaku di Partai Demokrat.


4. Saya yakin apabila Marzuki Alie memahami kronologis permasalahan Partai Demokrat Kota Tangerang dan Banten terkait Pilkada Kota Tangerang, dia akan mengatakan bahwa Arief Wismansyah (Calon Walikota) lah yang tidak tahu etika demokrasi.


5. Terkait dengan dukungan saya terhadap pasangan Abdul Syukur dan Hilmi Fuad adalah hak politik pribadi yang bukan kapasitas sebagai Ketua DPD Demokrat Banten. Saya tidak pernah mencabut dukungan atau pun menggerakkan struktur partai yang ada untuk mendukung Syukur-Hilmi. Sampai saat ini tidak pernah sekalipun baik DPP Demokrat maupun Majelis Tinggi yang menegur dan mengklarifikasi kepada saya, apalagi sampai diberi sanksi. Bahkan ada isu saya dipanggil Pak SBY terkait ini, adalah bohong besar. Sampai detik ini saya tidak pernah diklarifikasi apalagi ditegur pak SBY.



Dituding Marzuki Alie tak tahu etika, ini jawaban Wahidin Halim

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More